Mewarnai rambut adalah cara yang menyenangkan untuk mengekspresikan diri dan memperbarui penampilan. Namun, kegembiraan memiliki warna rambut baru seringkali diikuti dengan tantangan besar: bagaimana cara menjaganya agar tidak cepat pudar (fading) dan tetap sehat?
Rambut yang telah melewati proses kimia, terutama jika melalui tahap bleaching, akan menjadi lebih porus dan rentan kering. Tanpa perawatan yang tepat, warna indah tersebut bisa luntur hanya dalam hitungan minggu. Dalam artikel ini, kita akan membahas tuntas cara merawat rambut berwarna agar awet dan tetap berkilau layaknya baru keluar dari salon.
Mengapa Warna Rambut Cepat Luntur?
Sebelum masuk ke langkah perawatan, penting untuk memahami musuh utama rambut berwarna:
Air dan Keramas yang Terlalu Sering: Molekul warna dapat keluar dari kutikula rambut yang terbuka saat terkena air.
Panas: Baik dari sinar matahari maupun alat penata rambut (hair dryer, catokan).
Bahan Kimia Agresif: Sulfat dalam sampo biasa dapat mengikis pigmen warna dengan cepat.
Klorin: Kandungan kaporit di kolam renang adalah musuh bebuyutan warna rambut, terutama warna blonde atau ash.
Strategi Utama: Cara Merawat Rambut Berwarna Agar Awet
1. Aturan 72 Jam Pertama
Kesalahan terbesar banyak orang adalah langsung keramas sehari setelah mewarnai rambut. Para ahli menyarankan untuk menunggu setidaknya 72 jam sebelum keramas pertama kali. Hal ini bertujuan agar kutikula rambut benar-benar tertutup dan pigmen warna terkunci sempurna di dalam batang rambut.
2. Gunakan Sampo Khusus Tanpa Sulfat
Pilihlah sampo yang berlabel color-protecting atau sulfate-free. Sulfat (SLS/SLES) adalah agen pembersih yang kuat namun bersifat abrasif bagi warna rambut.
3. Keramas dengan Air Dingin
Air panas akan membuka kutikula rambut, yang memungkinkan warna “hanyut” keluar. Sebaliknya, air dingin (atau suam-suam kuku cenderung dingin) membantu menutup kutikula, sehingga mengunci warna dan memberikan kilau alami pada rambut.
4. Kurangi Frekuensi Keramas
Semakin sering Anda keramas, semakin cepat warna memudar. Gunakan dry shampoo di sela-sela hari keramas untuk menyerap minyak berlebih tanpa harus membasahi rambut.
Referensi Perawatan Rambut Berdasarkan Warna
Setiap warna rambut memiliki kebutuhan “nutrisi” yang berbeda. Berikut adalah tabel panduan untuk membantu Anda memilih produk yang tepat:
| Warna Rambut | Masalah Utama | Produk Rekomendasi | Fungsi Utama |
| Blonde / Platinum / Ash | Berubah menjadi kekuningan (brassy) | Purple Shampoo | Menetralkan rona kuning/orange |
| Merah / Burgundy | Paling cepat luntur | Color-Depositing Conditioner | Menambah pigmen warna setiap keramas |
| Cokelat / Brunette | Menjadi kusam & kemerahan | Blue Shampoo / Green Mask | Menjaga warna cokelat tetap dingin (cool tone) |
| Pastel (Pink, Biru, Ungu) | Sangat rentan luntur | Cold Water & Leave-in Treatment | Meminimalkan penguapan pigmen |
| Hitam / Gelap | Kehilangan kilau | Shine Spray / Argan Oil | Memberikan efek pantulan cahaya (glossy) |
Perlindungan dari Kerusakan Lingkungan
Lindungi dari Sinar Matahari
Sama seperti kulit, sinar UV dapat memecah ikatan kimia pada pigmen rambut. Jika Anda akan beraktivitas lama di bawah matahari, gunakan topi atau produk rambut yang mengandung pelindung UV (UV Protection).
Hindari Kaporit
Jika ingin berenang, basahi rambut terlebih dahulu dengan air bersih dan aplikasikan kondisioner tanpa bilas. Rambut yang sudah “kenyang” dengan air bersih tidak akan menyerap banyak air kolam yang mengandung klorin.
Pentingnya Hidrasi dan Nutrisi
Proses pewarnaan mengubah struktur protein rambut. Oleh karena itu, hidrasi adalah kunci.
Hair Mask Seminggu Sekali
Gunakan masker rambut yang kaya akan protein dan kelembapan. Cari bahan seperti Keratin, Biotin, atau Minyak Kelapa. Masker membantu memperbaiki area kutikula yang rusak akibat proses kimia, sehingga rambut tidak tampak seperti sapu ijuk.
Leave-in Conditioner dan Heat Protectant
Sebelum menggunakan alat panas, wajib menggunakan heat protectant. Panas tinggi tidak hanya merusak protein rambut tetapi juga mengoksidasi warna, membuatnya tampak “gosong” atau berubah warna.
Tips Gaya Hidup untuk Rambut Berwarna
Potong Ujung Rambut Secara Rutin: Ujung rambut yang bercabang akan membuat warna tampak tidak merata dan kusam. Potong ujung rambut setiap 6-8 minggu.
Gunakan Filter Air: Jika air di rumah Anda mengandung banyak mineral (air tanah yang keras), pertimbangkan menggunakan filter pada shower head. Mineral dapat menumpuk dan mengubah warna rambut menjadi kehijauan atau kusam.
Tidur dengan Sarung Bantal Sutra: Mengurangi gesekan saat tidur yang dapat merusak kutikula dan menyebabkan rambut rontok.
Ringkasan Rutinitas Perawatan
Untuk memudahkan Anda, berikut adalah ringkasan jadwal perawatan rambut berwarna:
Setiap Keramas: Gunakan sampo bebas sulfat + Kondisioner khusus warna + Bilas air dingin.
Setelah Keramas: Gunakan hair serum atau argan oil pada ujung rambut saat masih lembap.
Seminggu Sekali: Gunakan Deep Conditioning Mask (diamkan 15-20 menit) atau Purple/Blue Shampoo jika diperlukan.
Sebelum Styling: Gunakan Heat Protectant Spray.
Hubungi Kami
Cara merawat rambut berwarna agar awet memang memerlukan usaha ekstra dan investasi pada produk yang tepat. Namun, hasil yang didapat sebanding dengan kesehatan dan keindahan rambut Anda. Kuncinya adalah menjaga kutikula tetap tertutup, meminimalkan paparan panas, dan memberikan nutrisi yang cukup agar rambut tetap kuat meski telah melalui proses kimia.
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda tidak hanya menghemat biaya bolak-balik ke salon untuk re-touch, tetapi juga memastikan mahkota Anda tetap sehat dan berkilau dalam waktu yang lama.
Bagaimana cara melakukan konsultasi atau memesan jasa tersebut? Sangat mudah tentunya, kalian hanya perlu KLIK DISINI untuk langsung mengisi form data diri, produk yang diinginkan beserta nama brand, lalu nantinya kalian akan diarahkan langsung ke Whatsapp costumer service kami dan disana kalian bisa langsung berkonsultasi dan bertanya-tanya mengenai informasi. Cara Merawat Rambut Berwarna Agar Awet.